Tetapi tidak semua penyakit itu mudah untuk segera di obati, ada banyak sekali penyakit yang sulit untuk di obati, perlu adanya sebuah usaha yang keras dalam mengobatinya, dari sekian penyakit yang ada, hanya penyakit hati yang sulit untuk di obati, sebab penyakit yang menempel dalam hati ini, adalah timbulnya perasaan buruk yang mendorong manusia unuk melakukan sebuah keburukan, sebagai sebuah contoh bahwa penyakit hati ini sangatlah sulit di obati, seperti dahulu sesosok raja di zaman Nabi Musa yang bergelar fir a'un, dirinya adalah makhluk Allah dengan bentuk manusia yang memiliki sebuah penyakit hati yaitu sifat takabbur, atau merasa diri lebih mulia dari orang lain, sehingga dirinya merendahkan kaumnya, dan mengaku dirinya sebagai tuhan,
Dan fir a'un ini mengidap penyakit sombongnya ini sampai dirinya mati di telan oleh ombak lautan, itulah contoh penyakit hati yang sulit untuk di obati, lalu contoh kedua adalah syaiton yang merupakan makhluk Allah yang di ciptakan dari api, yang pernah menjadi golongan makhluk yang menjadi raja bagi seluruh malaikat dengan nama ajajil, karena dirinya sanggup beribadah ribuan tahun lamanya kepada Allah, tetapi suatu ketika saat dirinya di perintah untuk bersujud kepada adam, yang di ciptakan dari tanah dirinya menolak untuk patuh kepada perintah Allah, sebab di hatinya telah tersimpan penyakit hati yaitu rasa sombong, merasa dirinya tidak pantas untuk bersujud kepada Nabi Adam yang hanya tercipta dari tanah, yang kotor, dan setelah dirinya mendapatkan la'nat dari Allah, dirinya malah terjangkit penyakit hati lain yaitu rasa hasud, atau iri dengki terhadap Nabi Adam, yang pada akhirnya penyakit ini mendorong dirinya untuk terus menyesatkan seluruh keturunan Nabi Adam hingga kelak hari kiyamat, sehingga selama jutaan tahun lamanya iblis ini memelihara suatu penyakit hati yaitu hasud dan sombong, selama dirinya hidup, itulah contoh penyakit yang sulit untuk di obati, maka dari itu kita sebagai manusia yang sanggup untuk berfikir, seharusnya dapat mengambil suatu pelajaran dari setiap kejadian yang ada di sekitar kita,
Begitupun kisah tentang iblis dan fir a'un ini telah mengajarkan kita bahwa penyakit hati ini amatlah sangat berbahaya, bagi diri kita maupun bagi kelangsungan hidup manusia yang ada di sekitar kita, maka kita harus senantiasa menghindar dari timbulnya penyakit hati tersebut, karena penyakit hati adalah suatu penyakit yang sulit untuk di obati, yaitu kita harus senantiasa sadar dan berintrosfeksi diri, apakah penyakit hati ini ada pada diri kita, jika tidak, maka sepatutnya kita harus bersyukur, dan jika ada, maka sepatutnya bagi kita untuak segera mengobati penyakit hati itu, dengan senantias membaca istighfar, dan bertaubat kepada Allah.

