Dunia dan apa yang ada di dalamnya

Nurul Huda Media
0
    Dunia yang merupakan sesuatu yang dzohir dan dapat di raba adalah alam yang di ciptakan tuhan sebagai lahan untuk menanam benih-benih kebaikan, dan kebaikan yang di tanam ini akan bertumbuh menjadi tanaman yang akan berbuah, dan buah ini akan di panen dan di nikmati oleh yang telah menanamnya kelak di akhirat, atau alam setelah datangnya kematian, yang sifatnya abadi, di alam akhirat adalah tempat semua manusia menuai setiap buah dari perbuatannya ketika hidup di dunia, pada saat kita masih di beri umur panjang di dunia, masih di beri kesempatan bernafas dan menghirup udara di atas bumi, kita sebaiknya lebih memanfaatkan momen-momen ini yaitu dengan mengisi seluruh waktu dengan segala sesuatu yang baik, dan bernilai positif, dan selain itu kita harus terus berusaha menjauhkan diri dari setiap perbuatan yang di nilai negatif atau buruk dalam pandangan makhluk, ataupun dalam pandangan agama.

    Dan alam dunia ini di namakan juga sebagai alam yang fana,kata fana ini berasal dari kata bahasa arab yang artinya rusak, mengapa di mikian, karena memang dunia ini pada akhirnya akan rusak dan hancur, dengan datangnya sebuah penghujung hari, yang di sebut hari kiyamat, hari kiyamat adalah hari di hancurkannya seluruh makhluk di bumi, dan di matikannya seluruh makhluk yang bernyawa, dari golongan manusia, jin, syaiton, dan hewan-hewan yang ada di bumi, termasuk juga para malaikat yang akan mati, tidak ada satupun yang akan tersisa di alam dunia ini, termasuk sosok malaikat yang bertugas dalam mencabut seluruh nyawa makhluk hidup, dirinya akan mencabut nyawanya sendiri, 
    Di setiap hal yang terjadi di dunia, semuanya adalah sekenario yang menciptakan dunia ini, dari kesadaran itu kita di ibaratkan sebuah pentas pertunjukan di atas panggung yang sudah pasti sebelumnya telah ada skrip atau sebuah alur cerita yang di tulis dan di rancang sebelumnya, begitulah hakikat kehidupan yang tengah kita jalani ini, kita hidup di dunia ini sebagai aktor pemerann dalam pentas itu, kita di jadikan apapun itu sudah di rencanakan dalam sebuah skrip kehidupan yang di karang dan di tulis di waktu yang telah lampau yaitu di tulis oleh kolam di atas lauhul mahfudz, jadi apapun yang kita jalani apapun yang kita pikirkan, apapun yang menimpa kita, apapun yang ada di sekitar kita adalah sudah di atur sedemikian rupa, tidak ada satupun hal yang di luar naskah yang telah tertulis, lalu apakah ada alasan bagi kita untuk mengeluh saat kita mendapat alur cerita yang tidak sesuai dengan keinginan, dan apakah ada waktu untuk kita tidak mensyukuri atas hal baik yang kita terima, di situlah pentingnya bagi kita dalam menganal sebuah dunia dan apa yang ada di dalamnya, kita adalah manusia yang hidup dalam sebuah rencana Tuhan yang memang itu baik bagi kita.

Posting Komentar

0 Komentar
Posting Komentar (0)