Semakin banyak ilmu yang kita pelajari akan semakin banyak yang kita lupakan

Nurul Huda Media
0
    Ilmu adalah sebuah pengetahuan yang kita dapatkan dari sebuah pengalaman yang di lewati dan pengalaman yang kita dengar dari orang lain, kedua sumber yang berperan untuk menambah ilmu kita, maka semakin banyak yang kita pelajari dari setiap pengalaman dan pendengaran, kita akan berpotensi untuk melupakan setiap ilmu dan pengetahuan yang kita simpan dalam hati, dan di dalam pelaksanaannya meski banyak hal yang kita lupakan, itu adalah sebuah tanda bahwa kita manusia yang normal, sebab manusia adalah tempatnya lupa, bukan hanya lupa namun juga tempatnya salah, dan ungkapan semacam itu adalah bukan alasan bagi kita untuk berhenti belajar, karena kita tidak bisa hidup tanpa sebuah pembelajaran, di karenakan kita akan hidup dalam kondisi yang terus berubah-ubah, seiring bergantinya zaman, dan waktu, segalanya akan terus mengalami perubahan, maka dari itu untuk mampu menghadapi berbagai perubahan tersebut, kita harus mendalami setiap hal yang ada di zaman di mana kita hidup, hal itu di haruskan agar kita tidak mengalami ketertinggalan, sebab bagi mereka yang hidup dalam ketertinggalan akan hidup dalam keadaan di campakan, dan akan selalu kalah dalam segala persaingan, baik persaingan dalam berbisnis, metode pembelajaran, dan inovasi, dalam mempermudah cara hidup.

    Sebagai manusia yang akan terus bersosialisasi, kita patut sadar bahwa mau tidak mau kita akan di hadapkan pada sebuah persaingan, meski kita tidak mau bersaing, kita akan terus mendapat tantangan meski kita tidak mau di tantang, dan kita akan terus mendapat desakan, meski kita selalu ingin berada dalam ketenangan, karena hukum alam akan mengalir dengan sendirinya, tidak bisa di reka- reka, tidak bisa di ubah sesuai kemauan manusia, karena yang mengatur dan memainkan setiap alur cerita kehidupan ini adalah yang maha menciptakan kehidupan, yaitu Allah yang maha Esa, maka sebab itulah manusia harus terus memperdalam pengetahuan, dan memperluas pemahaman diri, guna di jadikan sebagai senjata saat menghadapi berbagai hal yang telah di sebutkan di atas, dan semoga kita termasuk orang-orang yang tidak pernah merasa puas akan ilmu pengetahuan, meski umur sudah tua, meski gelar sudah S2, meski orang-orang telah banyak belajar kepada kita, meski seluruh buku sudah kita baca, meski guru yang kita datangi beratus-ratus jumlahnya, sebab ilmu tidak akan pernah ada habisnya, meski air laut di jadikan tinta dan seluruh kayu yang ada di bumi di jadikan sebagai penanya, maka tidak akan pernah cukup untuk menuliskan ilmu pengetahuan yang ada, lalu bagaimana kita bisa merasa cukup dengan ilmu ini yang hanya sedikit, yang tidak sama bila di bandingkan dengan setetes airpun.
     Itulah alasan mengapa hidup tidak akan pernah puas dengan ilmu pengetahuan, maka di wajibkanlah oleh sosok Rasulullah bahwa menuntut ilmu itu di wajibkan dari semenjak kita di lahirkan sampai kita masuk kedalam liang lahad. 
Tags

Posting Komentar

0 Komentar
Posting Komentar (0)