Pendidikan tidak akan terlepas dari mereka yang memiliki kemampuan khusus untuk mendidik, para guru yang mempunyai wewenang dan kemampuan dalam memberikan sebuah pendidikan ini haruslah memiliki keilmuan seputar bidang yang mereka geluti, atau yang telah berkecimplung dalam proses belajar di bidang yang sesuai dengan apa yang kini di ajarkan kepada para muridnya.
Maka tidak terlepas dari perhatian kita, sebelum menentukan seorang anak untuk di lepas ke sebuah instansi atau lembaga pendidikan, di perlukan sebuah pengenalan terlebih dahulu seputar siapa yang menjadi tenaga pendidik di lembaga tertentu, dan dalam pelaksanaan kegiatan belajar dan mengajar di pondok pesantren Nurul Huda ini, di isi oleh para tenaga pengajar sebagai berikut :
profil singkat para pengajar di pondok pesantren Nurul Huda
- Ustadz Asep Saepudin s.p.d.i
- Ustadz Ihsan
- Ustadz Dedi Kusnadi
- Ustadz Abdul Ghoni Al-Faqih
- Ustadz Rosyidin
1. Ustadz Asep Saepudin
Beliau merupakan sosok pengajar sekaligus pimpinan pondok pesantren Nurul Huda Arrohmaniyyah, beliau terlahir di daerah bandung barat ci lilin, dari sebuah keluarga sederhana, dan pendidikan yang pernah ia jalani yaitu pendidikan pondok salafy yang terletak di daerah ciranjang cianjur yang bernama Al-Musri, kitab yang beliau kaji yaitu kitab awamil, dan kitab Sulam Taufiq
2. Ustadz Ihsan
Beliau merupakan sosok pengajar yang berpokus pada pengajaran kitab kuning sebab riwayat pendidikan yang sempat beliau dalami adalah pendidikan pondok pesantren salaf, tepatnya merupakan seorang alumni di sebuah pondok pesantren bernama Al-Wardayani yang letaknya di daerah kota sukabumi
3.Ustadz Dedi Kusnadi
Beliau merupakan seorang guru agama yang berdomisili di wilayah pesantren, dan beliau adalah sosok alumni dari sebuah pesantren yang terletak di daerah Tasikmalaya, yang di kenal dengan pondok Manon jaya, selain beliau menjadi seorang pengajar, juga beliau adalah seorang imam mesjid di kampung di mana pesantren ini berada, yaitu Mesjid Jami' Nurul Huda
4. Ustadz Abdul ghoni
Beliau merupakan seorang ustadz yang terbilang masih muda, karena usianya yang baru menginjak 22 tahun, kelahiran 23 januari 20021 adapun riwayat dalam keilmuan, beliau sempat mengenyam pendidikan di sebuah pondok pesantren bernama Al-Musri yang terletak di daerah ciranjang cianjur, dan juga sempat mengenyam pendidikan di daerah selajambe cianjur di sebuah ponpes bernama At-Thohiriyyah
5. Ustadz Rosyidin
Beliau adalah seorang ustadz yang pernah mengenyam pendidikan di sebuah ponpes bernama At-Thohiriyyah selajambe, dan pendidikan kedua beliau dapatkan di sebuah pondok yang terletak di daerah maleber cianjur, yang berpokus pada pengajaran Al-qur'an.
Itulah profil singkat para pengajar di pondok pesantren ini, sebagai sarana pemberian informasi lebih lanjut tentang riwayat pendidikan para pengajar di pondok ini, agar tidak terjadi sebuah keraguan ataupun was-was seputar sanad keilmuan dari para pengajar, sebab di waktu sekarang ini telah banyak sebuah lembaga pendidikan yang menjadi wadah bagi para pengajar yang memiliki sanad keilmuan yang tidak jelas, dan bahkan menyebarkan paham-paham baru yang dapat menyimpang dari pemahaman ahlussunnah waljama'ah.