Mengenal sebuah karakter manusia itu bukan hal yang mudah, dan tidak dapat di lakukan dengan isntan, dalam prosesnya kita harus memiliki kecerdasan dan penelitian yang detail jika kita ingin benar-benar mengenal karakter seseorang, apalagi orang-orang yang baru kita temui, dan untuk kita yang bermaksud untuk mencari sosok fathner hidup, baik dalam menjalankan sebuah usaha ataupun memiliki keinginan untuk mencari fathner hidup atau sosok istri atau suami, kemampuan mengenali karakter manusia ini harus lebih di asah lagi, dan perlu di miliki, karena resiko yang akan kita dapatkan adalah resiko yang sifatnya berkepanjangan, bahkan kerugian yang di alami bukan hanya berkaitan dengan masalah kepercayaan, tetapi akan menyeluruh pada segala asfek yang kita miliki, jika kita salah dalam menilai seseorang, tentu kelak kita yang akan di rugikan bukan orang lain, dan telah banyak cerita-cerita yang mengisahkan berbagai pihak yang mengalami penipuan, sehingga mengalami kebangkrutan dalam segi usahanya, di tipu dan dibohongi, sampai segala yang ia miliki habis di kuras oleh orang lain yang ia percayai.
Lalu bagaimana cara mudah kita melihat antara manusia yang berkarakter baik dan buruk yang kita temui, dan jawabannya adalah, pada dasarnya manusia hanya bisa di lihat dari keadaan hatinya, sedangkan hati seseorang itu tidak terlihat atau tersembunyi, lalu bagaimana kita mampu melihat hal yang tidak terlihat, di sini ada jalan keluar dalam menghadapi kesulitan tersebut, yaitu kita dapat melihat ciri-ciri dari keadaan hati seseorang, yang mana ciri tersebut akan terlihat dari perilakunya yang di perlihatkan kepada orang lain, setiap makhluk akan memiliki rasa takut untuk melakukan keburukan apabila dirinya menyimpan rasa takut dalam hatinya terhadap tuhannya, dan sebaliknya, manusia akan bermudah-mudahan dalam melakukan keburukan, jika ia tidak memiliki rasa takut terhadap tuhannya, dan untuk melihat apakah dirinya takut terhadap tuhan, cobalah bagaimana dirinya melaksanakan perintah, atau kewajibannya sebagai hamba, atau manusia, yang harus patuh pada aturan yang di berikan tuhannya, jika kita sebagai sosok muslim, maka yang paling utama di lihat adalah caranya dalam menunaikan sholat lima waktu, jika dirinya senantiasa menjaga sholatnya, dan menunaikan sholat itu dengan khusu' dan memenuhi syarat dan rukunnya, tentu pasti dalam hatinya tersimpan rasa takut terhadap siapa yang ia sembah, dan apabila dalam pelaksanaannya, dirinya terlihat lalai, dan menganggapnya sepele, sudah pasti dalam hatinya tidak tersimpan rasa takut terhadap tuhannya, maka dapat kita simpulkan bahwa karakter seseorang dapat di lihat dari bagaimana cara dirinya dalam melaksanakan sholat, karena sholat inilah yang akan menjadi benteng baginya dalam melakukan perbuatan yang buruk, sebagaimana telah di jelaskan dalam Al-qur an, bahwa sholat akan mencegah seseorang dari perbuatan keji dan munkar,
sudah kita tahu bahwa hal yang dapat kita jadikan patokan dalam menentukan karakter adalah sholat, dan apabila orang yang kita kenal adalah mereka yang bukan beragama muslim, bagaimanakah untuk menilai karakternya, jika kita ingin mengenalnya tentu sangat sulit, namun kita bisa bertanya tentang seseorang melalui orang-orang yang pernah ia jadikan sebagai tempat bergaul, dan teman bersosialisasi, karena dengan kita mau bertanya, kita akan mengetahui catatan kehidupannya.

